RSS

Pages

Allow time to swallow it all


Entah berapa banyak lagi yang dia sembunyikan dari aku,
Aku hanya bisa terdiam,
Menunggu kapan dia akan mengungkapkan semuanya,
Sakit rasanya ketika aku harus selalu terbuka dan dia sebaliknya,
Sakit rasanya saat apa yang aku katakan tidak di dengar, hanya seperti angin lalu,
Berhembus begitu saja, memuakkan.

Aku seperti di bodohi untuk kesekian kalinya,
Aku mendengarkan semuanya,
Melalukan apa yang dia minta,
Menepati setiap janji ku
Meskipun dia tak melihat ku,
Meskipun dia tak di samping ku,
Tapi dia?
Entahlah,
Entah aku di dengarnya atau tidak,
Entah dia melakukan apa yang aku minta atau tidak,
Entah dia menepatinperkataannya atau tidak,
Aku tidak yakin akan hal itu.

Satu hal yang pasti,
Saat aku tau kebenarannya,
Dan dia tetap bungkam,
Aku hanya bisa diam,
Menunggu kapan sakit ku,
Kecewa ku sembuh dengan sendirinya,
Biarkan waktu menelan kekecewaan ku saat ini...

26 Dec 2016
BY : I.R.B.P

Porsi Bahagia Ku


Semua orang berhak mendapatkan kebahagiaannya masing-masing,
Ada yang dengan menyendiri sudah merasakan bahagia,
Ada yang berkawan sudah merasakan bahagia,
Ada yang berpasangan,
Menikah dan memiliki anak sudah merasakan bahagia,
Atau mungkin sebaliknya,
Setiap orang punya porsi kebahagiaan sendiri.

Akupun berhak merasa bahagia dengan porsi kebahagiaan ku,
Cukup sederhana
Aku hanya ingin orang-orang yang ku cintai saling menjaga satu sama lain,
Tidak ada perdebatan yang berarti,
Melihat mereka saling menjaga dan menyayangi satu sama lain itu sudah cukup membahagiakan ku.

Adapun porsi bahagia ku yang lain,
Porsi bahagia yang menjadi kebahagiaan terbesar ku,
Adalah saat Rabb-ku mengenal aku seutuhnya,
Adalah saat Rabb-ku menggenggam tangan ku dengan erat,
Adalah saat bertemu dengan Rabb-ku menjadi tujuan dan impian yang aku kejar selama aku di dunia ini.

Hatiku terletak di antara jari jemari-Mu
Engkau menggenggam erat,
Dan Engkaupun bisa melepaskannya kapanpun Engkau mau.

Yaa Rabb,
Mungkin aku bisa tahan dengan kemiskinan yang menerpa ku di dunia ini,
Mungkin aku bisa tahan kehilangan orang-orang yang aku cintai puluhan bahkan ratusan kali,
Mungkin aku bisa tahan saat aku di sakiti oleh mahkluk ciptaan-Mu,
Tapi bagaimana mungkin aku bisa tahan kehilangan-Mu?
Bagaimana mungkin aku bisa tahan sendirian tanpa petunjuk-Mu?
Bagaimana mungkin aku bisa tahan saat Engkau menjauh dari ku?
Sungguh,
Membayangkannya saja aku tak sanggup.

Yaa Rabb,
Bimbinglah kami,
Cintailah kami,
Dan jangan engkau meninggalkan kami,
Sebagaimana Engkau meninggalkan Kaum-kaum sebelum kami...

Yaa muqallibal kulub tsabit qalbi 'ala dinniq...

21 December 2016
Poetry By : Irma R.B.P
Via hati tak bertuan...

Copyright 2009 Irma_Mirai.93. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates